Awalnya, aku tak pernah menyangka bisa dekat denganmu
Aku melihatmu tanpa ada rasa sedikitpun
Aku melihatmu hanya mengagumi wajahmu yang eksotis
Aku melihatmu hanya memandang senyummu yang manis
Tak lebih..
Aku bertemu denganmu tanpa
sengaja
Yang aku sebut suatu kebetulan
Semua itu hanya sekejap saja
Setelah beberapa bulan berlalu
Tiba-tiba kamu muncul dalam kehidupanku
Dalam unsur ketidaksengajaan dan keisengan juga
Tiba-tiba perasaan itu diam-diam menyergapku dalam asa baru
Perasaan itu datang dengan
polosnya
Sepolos ekspresi wajahku saat menerima pesan pendek darimu
Perasaan itu menyentuh setiap kali aku memandangimu dalam dua dimensi
Diam-diam rasa itu merangsuk masuk dengan indahnya
Lalu bayangmu diam-diam bersembunyi diotakku
Tanpa pernah kutahu bahwa semua bayangmu sedang bersiap-siap untuk
mengagetkanku suatu saat
Bukankah setiap pertemuan selalu
menghasilkan rasa
Entah rasa ingin segera berpisah
atau rasa untuk membiarkanmu tetap ada dalam harapku
Semua,
Penuh dengan tanda tanya dan alasan yang harus dilogiskan
Yang tak mampu kucerna sampai sekarang
Kini, aku mengindar darimu.
Dari tegur sapamu yang ringan tetapi membahagiakanku.
Dari gambar dua dimensi itu, yang menggambarkan tatapan matamu dan
lengkungan bibirmu yang manis.
Sesekali aku balas sapaanmu, bercandamu.
Yang aku harapkan adalah kamu mengerti rasaku.
Meskipun bayanganmu selalu mengikuti kemanapun aku pergi, tapi aku
yakin jika mungkin nanti rasaku menggilaimu tidak akan segila ini!
Sekalipun kamu menyapaku dalam maya yang semu, dalam jejaring sosial yang
dinamakan twitter dan facebook, ataupun dalam pesan singkatmu, aku berusaha
sekuat tenaga untuk tidak berekspresi yang berlebihan seperti
sebelum-sebelumnya.
10022012
Zifarra With Love :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar